 |
Foto ini diambil oleh saya sendiri ( Instagram | @faisal.97s ) Di Jembatan Penyebarangan Orang, Panam, Pekanbaru. |
_____________________________________
TABAH
Dalam anjungan
Kita saling bertatap rinai
Berayun-ayun disayang angin
Dalam gelap yang bergemuruh
Dibalik mendung
Kita menatap sinar yang sama
Ia mengintip menyapa kita
Meski kadang
Kita khawatir tentang kabar baik.
- Kota Agung , 25 Sept 2022
HAI... KAMU APA KABAR?
Sapaan ini yang kerap kali aku ucapkan, ke semesta. Ketika secara tiba-tiba rasa rindu memenuhi ruang dadaku, yang kian sesak mengakui kenyataan kamu telah pergi.
"Hai, kamu apa kabar?"
- 19 Maret 2022
DALAM SEBUAH HARAP
Aku dan kamu adalah hal yang tak mungkin, namun terus aku doakan.
Bukan untuk memintamu diperuntukkan untukku, namun hal yang baik dihadirkan padaku juga padamu.
Perihal inginku yang ingin bersamamu, biar saja tetap jadi sebuah harap.
Akan terwujud atau tidak, ku tak pernah memaksa.
Aku takkan berkata bahwa aku bahagia bila engkau bahagia ; kar'na nyatanya, hal itu tetap saja mengiris, membuat ngilu dadaku.
Namun apapun jalan semesta untuk kita, ku sudah siap menerimanya sedari awal aku memutuskan.
- Bengkulu, 29 Agust 2022
HUJAN DAN TIARA
Aku selalu sabar menunggu hujan reda
Tapi tiap rintiknya, selalu berhasil melayangkan sapaan rindu.
Yang aku selalu kira darimu.
Lewat rinai yang sama dengan waktu.
Pun kutitipkan ucapan rindu yang ku harap sampai padamu ; tentu aku tak mengira akan bagaimana caranya bisa.
Tapi kuyakin semesta lebih paham seperti apa mengutarakannya padamu.
- Tambang, 14 Agust 2022
(Pesan untuk Tiara)
Komentar